bengkulu ketularan bawa artis jadi pejabat,,,??????

Standar

Image  Image

Image  Image

Image

TINTAPENA.COM, BENGKULU – Bakal calon (Balon) yang telah mempersiapkan diri untuk maju pada Pilwakot Bengkulu dari jalur perseorangan, Hilman Azazi, SH,MM,MH telah mendeklarasikan pasangannya. Diungkapkan Kepala Sekretariat Hilman Center (HC) H. Muchdemon Muchlis saat ditemui di Posko Media Centernya di Kelurahan Kebun Beler mengemukakan bahwa  secara tidak langsung Hilman Azazi telah mendeklarasikan pasangannya, yakni Dwi Yan yang merupakan seorang artis dan juga seorang pengusaha di Jakarta.

“Deklarasi secara tersirat dilaksanakan pada Sabtu (17/3/2012) lalu dengan mengunjungi salah satu perusahaan media yang ada di Kota Bengkulu ini,” kata Muchdemon, Selasa, (20/3/2012).

Menurut Muchdemon, dipilihnya seorang artis yang juga merupakan tokoh nasional tersebut adalah karena adanya kesamaan visi dan misi antara Hilman dan Dwi Yan. Visinya keduanya yakni sama-sama ingin mengabdi dan berbuat untuk rakyat Kota Bengkulu.  “Walaupun Dwi Yan bukan orang Bengkulu, namun beliau tertarik untuk memperbaiki keadaan yang membuat masyarakat Bengkulu bisa sejahtera,” ungkap pria yang akrab disapa Demon ini.

Menurut Demon, saat ini yang bisa menjadi pemimpin, bukan berdasarkan putra daerah atau tidak. Karena, belum tentu putra daerah mampu memperbaiki pembangunan ke arah yang lebih baik.  “Saya rasa siapa saja yang bisa berbuat banyak dan mengabdi secara tulus untuk rakyat bisa menjadi pemimpin. Meski dia bukan putra daerah kalau mampu mengapa tidak,” tegas Demon.

Demon menyontohkan bahwa Gubernur Bengkulu terdahulu yakni Letjen Suprato mampu membangun Bengkulu dari ketertinggalan, meski ia bukan putra daerah Bengkulu.  “Pak Suprapto yang sekarang namanya diabadikan menjadi nama salah satu jalan di Kota Bengkulu bukanlah orang Bengkulu. Tapi  ia mampu berbuat maksimal untuk masyarakat Bengkulu,” terang Demon

Dijelaskan Demon,  Dwi Yan memiliki visi dan latar belakang yang jelas untuk mendampingi Hilman ke Bengkulu. Dwi Yan juga melihat potensi Bengkulu yang masih bisa  dikembangkan lebih jauh. “Misalnya saja pada sektor pariwisata dan  jasa, kita lihat Pantai Panjang, pasir pantainya lebih baik dari pasir yang ada di pantai Kuta Bali. Kok mengapa hingga kini belum Kota Bengkulu belum juga menjadi daerah tujuan wisata?. Yang jelas itu karena tata kelola dan promosi yang minim,” ujar Demon.

Lebih jauh dikatakan Demon, berdasarkan latar belakangnya, Dwi Yan ini adalah orang Jawa Tengah. Kedua orang tuanya berasal dari Suku Jawa, begitu pula isterinya yang orang Bone (Bugis). “Dari sisi keBengkuluan, memang jauh. Namun, potensi Dwi Yan sangat luar biasa. Saat ini Dwi Yan  berusia 54 tahun yang sedang matang-matangnya untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat,” beber Demon.

Demon juga menceritakan bahwa berdasarkan traktat London, pada tahun 1824  Kota Bengkulu dibarter dengan Singapura antara Inggris dengan Belanda. “Artinya jika barter (tukaran wilayah jajahan ini) bisa dilakukan tentu dalam hal sumberdaya alamnya tidak kalah, dan masih bisa dikembangkan secara maksimal,” kata Demon.

Hilman dan Dwi Yan, sambung Demon, adalah  figur yang memang dinanti-nantikan oleh masyarakat untuk segera tampil memimpin Kota Bengkulu. Duet keduanya akan membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai hal yang selama ini acap kali dikeluhkan oleh masyarakat Kota Bengkulu. Misalnya mengenai penempatan PNS  yang masih mengandalkan unsur KKN, bukan berdasarkan atas keahliannya. Lalu sistem tata kelola pemerintahan yang memang benar-benar berpihak kepada rakyat kecil,” tandas Demon. (tpc1)

 

Iklan

About meggy zaputra

nama saya adalah meggy zaputra,saya bersekolah di SMAN 3 kota bengkulu, ayah da ibu saya adalah pedagang yang sederhana. dan masih banyak memiliki kekurangan karena banyak hal yang belum dapat saya lakukan sampai saat ini. tapi satu hal pasti saya tidak akan mau mengecewakan orang tua saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s